Lantik 11 Pejabat, Bupati Kukar Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik
Bupati Kukar, Aulia
Rahman Basri saat menyerahkan SK pelantikan kepada pejabat yang baru dilantik.
(Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri meminta 11 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik menghadirkan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia berharap para
pejabat mampu menghasilkan gagasan yang dapat membantu menyelesaikan persoalan
di lingkungan kerja sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Pelantikan
berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong pada Jumat (23/10/2026).
Sebanyak 11 pejabat
yang dilantik terdiri dari sembilan pejabat administrator dan dua pejabat
pengawas.
Bupati Aulia
menjelaskan, pengisian jabatan diperlukan untuk menjaga kesinambungan
pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dengan demikian,
setiap organisasi perangkat daerah (OPD) tetap dapat menjalankan program kerja
dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini merupakan hal
yang biasa dalam dinamika organisasi. Selain untuk melakukan penyegaran,
pelantikan ini juga bertujuan mengisi jabatan-jabatan yang kosong karena
beberapa pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Oleh karena itu, kita
melaksanakan kegiatan ini agar roda organisasi tetap berjalan dan tidak
terhenti,” ujarnya.
Selain menjalankan
tugas sesuai jabatan, para pejabat juga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan
visi pembangunan Kukar melalui program Kukar Idaman Terbaik periode 2025-2030.
Pemerintah daerah
menempatkan pencapaian target program tersebut sebagai salah satu perhatian
dalam pelaksanaan tugas perangkat daerah.
Ia menegaskan,
pejabat yang baru dilantik perlu menunjukkan komitmen terhadap target
pembangunan yang telah ditetapkan agar program pemerintah tidak sekadar
terlaksana, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sekali lagi, para
pejabat harus menjaga target kinerja program Kukar Idaman Terbaik, yang
merupakan visi besar Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2025-2030, sehingga
manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten
Kutai Kartanegara,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Rendra
Abadi, menyampaikan bahwa penataan jabatan di lingkungan Pemkab Kukar masih
akan berlanjut.
Pada November
mendatang, sejumlah pejabat kembali memasuki masa pensiun dan sekitar 10
jabatan lainnya masih perlu diisi.
Pengisian jabatan
tersebut direncanakan melalui mekanisme manajemen talenta.
BKPSDM Kukar
menargetkan proses pengisian dapat diselesaikan pada akhir 2026 agar kebutuhan
pejabat di lingkungan pemerintahan daerah dapat terpenuhi.
“Insyaallah, pada
November nanti kita akan melaksanakan pengisian melalui mekanisme manajemen
talenta. Targetnya, pengisian jabatan tersebut dapat diselesaikan tahun ini,”
pungkasnya. (Adv/Kriz)
11 Pejabat
yang dilantik beserta jabatan barunya, yakni:
1. Ersyanli -
Sekretaris Dinas Sosial.
2. Lucy Yulidasari -
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
3. Nurlely Tri
Wahyuni - Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Aji Muhammad Parikesit.
4. Arif Risdianto -
Wakil Direktur Penunjang dan Keuangan RSUD Aji Muhammad Parikesit.
5. Aspiady Yuspian
Handani - Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah.
6. Rindang Lesnana -
Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat DPRD.
7. Ismail Effendi -
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM.
8. Muhammad Saidar -
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
9. Akhmad Supriyadi -
Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
10. Yoga Jati Nugraha - Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
11. Hariyo Santoso - Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik pada Dinas Kesehatan Kukar. (*)